From Bandung With Love 6 : Asia-Africa Carnival 2016 The Birds of The World

21.54






Assalamualaikum, temen-temen!









Dan sebenernya buat From Bandung With Love aku masih punya satu stok lagi. Tapi aku milih nge-post ini sekarang karena ini eventnya masih hangat-hangat nya. Baru aja aku pulang ke rumah dan aku langsung ngedit-ngedit foto untuk blog dan dibagi ke teman-teman.




Bermula dengan Post Bapak Ridwan Kamil di instagramnya, aku jadi tahu kalau tanggal 14 Agustus 2016 ini, di sepanjang jalan Asia-Afrika mulai jam 14.00 sampai 18.00 ada Asia-Africa Carnival dengan tema The Birds of The World. Aku yang ngeliat post bapak walikota, nunjukin itu ke Adhyana. Kebetulan kita lagi barengan, cuman kita males karena pasti penuh. Tapi, akhirnya kita dateng karena teman-teman kita pengen liat. Lagian karena udah lama nggak ketemu juga. Dan kayanya lumayan juga mengisi waktu luang.









Aku mulai cari tahu lebih tentang acara ini, jadi acara ini tuh adalah acara internasional rutin tahunan memperingati Konferensi Asia-Afrika. Setiap tahun akan diselenggarakan dengan tema yang berbeda-beda. Acara ini juga bekerjasama dengan kementrian pariwisata.




Mohon maaf banget fotonya jelek karena susah banget-banget-banget untuk ngambil foto, karena sangat banyak orang, senggolan di kanan dan kiri, dan karena diri sendiri yang lebih pengen nonton dari pada ngambil foto.









Udah ketebak, acaranya nggak akan jauh dari tari tradisional dan lain-lain. Banyak orang, dan semuanya yang dateng keliatan antusias padahal keadaannya agak-agak mendung. Aku yang awalnya agak males, jadi ikut semangat sih. Aku rasa, dateng ke acara yang ada seni tradisionalnya itu, sama seperti kita melestarikan seni itu sendiri. Ya, bayangin aja kita kalau nari nggak ada yang nonton? Kan nggak seru. Ada yang nari tuh kan karena ada yang nonton? Iya nggak?












terlalu asik nonton sampe telat ngambil foto








Acaranya adalah seperti pawai-pawai yang lain, jadi ada pertunjukan seni yang bergerak dari.....  aku nggak tahu pasti. Pokoknya yang tadi aku liat sih dari arah Asia-afrika yang kantor pajak dan kata orang seblahku sampai ke Braga pendek. Terus ada juga yang mulai dari arah hotel sarinah yang lagi dibangun. Pokoknya ngagak jelas karena banyak orang.







ngeblur gak jelas kesenggol sana-sini




makanan selalu ada 





Acaranya diisi dengan seni-seni tradisional yang dibawakan oleh perwakilan beberapa SMA di Bandung,  beberapa dari kelompok seni, dan ada juga dari TNI. Sumpah TNI nya keren banget ih!!!! Sebenernya menurut aku, ini pendapat aku doang sih. Beberapa seni yang ditampilkan nggak begitu profesional jadi ya mungkin kalau yang berekspektasi bisa kecewa. Dan memang kurang jelas sih kalau untuk aku rute karnavalnya, dan rincian acaranya. Mungkin tahun depan bisa lebih baik :).





penonton cilik



adeknya asik nonton. lucu banget




Aku pribadi meskipun aku punya keluhan seperti diatas, aku sangat sangat berterimakasih karena pemerintah bikin acara kaya gini. Kita butuh acara seperti ini. Kalau perlu dibuat besar-besaran. Lebih besar dari yang sekarang. Aku rasa kita harus punya acara dimana seluruh warga kota bisa melihat seni warisan dari leluhur. Kapan lagi kita bisa lihat seni tradisional bareng-bareng warga kota lain? Jarang banget. Dan kalau misalnya nggak ada acara kaya gini, aku sih yakin seni dan budaya kita bakal lama-lama terlupakan.









Dari acara ini, aku bisa dapet satu kesimpulan. Untuk melestarikan seni dan budaya, kita (yang memang bukan dilingkungan seni) nggak harus kok jadi penari atau main musik tradisional. Dengan kita dateng, nonton, dan mengikuti jalannya acara dengan tertib itu ngebantu banget sih menurut aku. Aku senang kalau masih banyak warga kota mau lihat seni tradisonal. Kita hanya tinggal menjaga, dibandingin usaha pahlawan untuk memerdekakan negara kita, itu mah hal yang sangat kecil.










Jadi, mari kita sama-sama membuat seni dan budaya warisan leluhur tetap ada.




Jangan lupa untuk tertib





Rinda~ 

You Might Also Like

3 komentar

  1. meriah banget! sayangnya aku bukan orang sana (kalau lihat parade itu suka ngamatin makeupnya soalnya) ... dan nangisnya ke Bandung (tepatnya ke gedung asia afrikanya) cuma SMP aja ... ouch!


    christinauntari.blogspot.co.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lumayan meriah, tapi sangat sangat berharap kedepannya lebih meriah lagi. Bakal susah ngamatin makeupnya karena nontonnya juga sambil jinjit-jinjit :'). Bandung sekarang cantik kak! main-main ke Bandung ;)

      Hapus
    2. lain kali bawa egrang ya rin, biar bisa tinggi diantara yang lain XD ...

      aduh, aku mau ke semarang aja belum kesampaian (bokek) apalagi ke bandung, rin... hahaha

      Hapus