Untuk Teman-Teman Perempuan-ku

20.53

sebagian dari cewek-cewek favoritku



Assalamualaikum,

Belakangan resah gara-gara suatu lagu yang sebenernya enak di denger, tapi ya gimana ya jadi bikin aku mikir. Bukan Cuma stand up comedy yang lahir dari keresahan, konten blog juga hahahah.

So, I found this song on Why Don’t We Playlist, gue suka banget sama lagu-nya yang Hooked dan mencoba explore lagu lainnya. Nemulah lagu ini, namanya Trust Fund Baby, Sebeernya gue gak tau arti dari trust fund apaan karena gue bego, kayaknya sih hubungannya sama dunia keuangan tapi inti dari lagu ini adalah kriteria cewek yang disukai oleh personil Why Don’t We.
Boleh lah ya sambil di setel lagunya, berikut video klipnya di bawah: 





Liriknya tuh gini lah:
I don't want a girl who gets a car for her sweet sixteen
Or spends a stack of dollar bills on a limousine
I want a girl who takes the bus and who wears baggy jeans
Rockin' Nike Airs, what the hell are Louboutins?
Don’t want no fake tan, short skirt, daddy’s money don’t work
Shop until you drop on the town
I want a smart girl, stronger than her father
Someone who will laugh and tryna fit in the crowd
I don't really want no trust fund baby
I like my women independent
And I say to people, "that's my lady"
And we don't need nothing e-e-e-lse
I don't want no trust fund baby
Save your money, don't spend it
And I say to people, "that's my lady"
And we don't need nothing e-e-e-lse
I don't want a girl who take selfies, want her make up free
Don't want no mean girl lady, a pink prom queen
I want a girl who climbs trees, always dirt on her jeans
Her daddy told her how to fix cars, maybe she could fix me
I need a throwback kid who loves Missy Elliot
Who for my birthday, makes a mixtape and puts it on cassette
Want a girl with common sense, who's dripping in competence
Don't wanna die to get rich but she loves Fifty Cent



To be honest, gue ngerasa cukup bangga karena kebetulan perempuan di lirik lagu tersebut nggak jauh beda sama gue. Meskipun sempet dapet mobil dari orang tua, (tapi ya tetep aja bukan punya gue tuh mobil) dan meskipun gue dandan dan meskipun gue nggak suka Nike Air dan nggak dengerin Missy Elliott karena bukan genre gue sama sekali, sisanya gue ngerasa kalau itu gue. I take the bus sometimes, I’m Independent lah bisa dibilang, gue bisa no makeup sama sekali kalau lagi malas, and my father told me a lot about cars and stuffs, I don’t take selfie(s), I save my money, and sure, I’m strong.

Tapi walaupun gue ngerasa terpanggil berkat lirik lagu tersebut, dan langsung merasa keren, setelah dipikir lebih jauh lagi, gue nggak setuju. Banyak banget orang yang gue temui, dan gue tau dan tetep keren banget di mata gue.  Banyak banget cewek yang nggak sesuai sama lirik lagu tersebut dan masih keren. Kesley Merrit contohnya? Cewek filipina pertama di Victoria Secret Show and sure she knows Louboutin. Kemudian adek nya pacar gue, nggak pake nike air, dan mungkin nggak ngerti apa-apa soal mobil, and still she’s cool in my opinion. Dia dapetin beasiswa pertukaran pelajar, karya ilmiahnya lolos sampe ditandingin se universitas, that’s cool.


Dan coba deh dipikir lagi, banyak banget film, lagu,bahkan kampanye iklan yang sesungguhnya mengkotak-kotak-an bagaimana ‘cewek-yang-keren’ itu.Padahal, bisa jadi, cewek keren menurut film Pretty Woman bisa jadi nggak banget kalau dari prespektif lain. Atau mungkin cewek keren di lagu trust fund baby ini nggak akan jadi keren dari prespektifnya patra pencari Victoria’s Angel. Dan akan terus begitu karena gak akan ada titik temunya kalau ngeliatnya aja udah dari sudut yang berbeda. 

 

Yang harusnya kita lakukan sih menurut gue, sebagai cewek, jangan lah kalain dengerin pendapat-pendapat semacam itu, karena ujungnya kita nggak akan bisa memenuhi ekspektasi semua pihak, bahkan kita juga nggak bisa memenuhi ekspektasi diri sendiri, jadi tipsnya adalah coba menerima.
Contohnya ketika waktu itu, pacar gue cerita kalau istri dari kerabatnya keren banget karena bisa ganti busi motor by herself. Dan gue kepikiran karena merasa useless banget. Jangankan ganti busi, nyuci motor aja dua tahun sekai, because I just don’t into them. Dan buat gue, motor itu sebelumnya sangat gak penting sama sekali. Barulah ketika pacar ngomong gitu gue jadi sedikit obsessed sama motor. Untuk dicatat, pacar gue nggak masalah sama sekali padahal, he loves me for who I am. Tapi dasarnya manusia (baca: dasar gue), ya ga pernah puas.

Akhirnya aku sadar kalau, yaudah emang kenapa kalau nggak bisa ganti busi sendiri? Lo nggak akan mati juga karena nggak bisa ganti busi. Ya tapi motor lo mati di jalan, That’s fine, banyak bengkel bertebaran di dunia.

Yang harus kita yakini sebagai perempuan adalah, apapun yang kita suka, apapun yang kita jalani, kita itu keren. Ayo kita jadi diri kita sendiri, menunjukan kita yang sesungguhnya. Termasuk percaya diri dengan bekas luka, bekas jerawat, dan kulit yang mungkin nggak mulus.Nggak usah merasa rendah diri karena bekas jerawat, atau Cuma karena nggak bisa melakukan hal tertentu, dan nggak usah kebanyakan insecure karena kita nggak pernah bisa  sama kaya orang lain, sehingga bandingin diri kita dengan orang lain itu ga ada gunanya sama sekali. 

 Jangan buang waktu dengan lihat kurangnya kita, dan lihat kelebihan orang lain. We are unique, we are different, and sure we are beautiful.





Mari kita berpuas diri, dan banyakin bersyukur atas apapun yang kita punya serta apa yang terjadi pada kita. Termasuk bekas jerawat serta kulit gradakan, tentu kita tetep harus pake skincare untuk menjaga, tapi bukan berarti kulit jerawatan dan gradakan bikin kita jadi ciut.

Kita tetep keren meskipun nggak jago masak, nggak bisa dandan, nggak bisa nyetir traktor  (?), nggak kuliah sampe jadi doktor, kita semua tetep keren dengan cara kita, dengan apapun yang kita tempuh. Kita bebas mau pilih jalan kita di mana, dan punya karakter seperti apa, dalam hal ini tentunya yang positif.  

Intinya, yang terbaik adalah jadi diri sendiri.  





Marrie Currie, mungkin doi nggak bisa dandan, dan tetep keren banget. Kartini, dikata lu kartini ngerti soal busi motor? Dia tetep keren kan? Mama kita, mungkin nggak semua hal Mama tau, tapi tetep keren. Mother Teresa, meskipun gue yakin banyak hal yang dia nggak bisa lakuin, gue tetep menganggap dia keren. Amelia Earhart, mungkin doi ngga bisa masak, dan tetep keren banget kan? 


Ya kan?


Mari jadi perempuan yang kuat namun tetap bisa saling mengasihi, berkarakter tapi tetap saling dukung, mandiri namun tetap bisa berkompromi dengan siapapun, dan berani namun tetap santun, dan banyak hal lainnya dengan masih di koridor yang positif.

Jangan biarkan film, lagu, iklan, ataupun omongan orang bikin kita nggak jadi diri sendiri. Kita cantik, kita keren, dan kita membanggakan. Jangan lupa,


Rinda~




You Might Also Like

2 komentar

  1. Sebenernya rin, bengkel cuma banyak bertebaran di... Indonesia. Di luar negeri ga sebanyak di sini dan jarang banget yg di pinggir jalan :(

    But, well. Trust fund itu kalo gasalah sih artinya uang jaminan, tapi aku ga tau makna sebenernya yang mereka maksud.

    Kadang yang jahat sebenernya diri sendiri, membiarkan kita mendengar dan percaya kalau cewe harus begini dan begitu. Selain lebih baik support and trust each other, most importantly kita harus support and trust ourself. Jadilah teman yang baik untuk diri sendiri, karena itulah aset terbesar yang kita punya 🤗

    BalasHapus
    Balasan
    1. untung di Indonesia banyak ya bengkel.
      Iya, harus banyak sadar kalau kita berharga dan kita itu sama aja, sama-sama keren dengan cara kita sendiri. Luvvv <3

      Hapus