kehidupan guru privat : perkenalan

01.47

Kayaknya akan membuat edisi baru di blog tentang suka duka ngajar privat judulnya mungkin (guru) privat life. 

Dari ngajar selama kurang lebih hampir tiga tahunan, banyak banget hal baru yang gue rasain. Mulai dari ilmu tentang mengurus anak, bagaimana gue nggak dihargai sama orang yang usianya jauh lebih muda, sampai bagaimana cara kita untuk mengatur uang yang kita dapet dari ngajar. Mungkin nggak menarik sih, tapi buat gue dan (sepertinya) beberapa anak jurusan pendidikan atau yang nggak sengaja kecemplung di dunia ngajar, cerita cerita ini lah yang berharga. 

Duitnya sih jujur nggak seberapa, tapi percayalah banyak hal yang lebih berharga dari sekedar uang. Pengalaman, cerita, ilmu, dan tali silaturahmi menurut gue nggak ternilai harganya. Hal-hal itu buat gue sangat mewah. Dan gue rasa nggak semua orang akan mengalami hal yang sama. 

Yang belum pernah ngajar dan penasaran rasanya ngajar, dari tulisan gue ini mungkin akan jadi tau perasaan ngajar dari sudut pandang gue. Yang pernah jadi murid les privat jadi tau juga mungkin apa yang ada dipikiran gurunya. Untuk mantan guru privat juga siapa tahu jadi flash back. 

Tujuan gue bikin ini sebenernya, mungkin bakal jadi kenangan ketika nanti suatu saat gue udah nggak ngajar. Gue pasti akan lupa sama beberapa momen, tapi gue harap dengan tulisan ini gue bisa mengenang masa-masa jaya ngajar les dengan suka cita. 

Untuk guru-guru les di luar sana, gue ucapkan semangat terus! Untuk yang sudah pensiun, siap-siap bernostalgia. Dan untuk yang hanya kepo,  selamat menikmati ! 


Rinda ~


You Might Also Like

1 komentar

  1. Menarik kok rin serius aku udah baca yang kehilangan tadi. aku penasaran sama yang lainnyaa ahaha

    BalasHapus

Skilled-daydreamer