Iseng 10 : Mudik dan Pamit

20.15

weheartit.com





Assalamualaikum teman-teman!


Semoga teman-teman semua selalu sehat dan juga bahagia.



Nggak kerasa sebentar lagi bulan syawal habis, hanya tinggal seminggu lagi. Artinya masih baru kemarin kita merasakan momen lebaran, dan aku yakin juga kalau teman-teman nggak sabar untuk nunggu lebaran berikutnya.
Iya kan? Ngaku!



Buat aku sendiri, lebaran itu momen yang paling menarik dan paling aku tunggu dalam setahun. Suasana menjelang lebaran selalu berbeda, dan punya ke-khasan tersendiri buat aku. Disaat bulan Ramadan, aku lebih semangat untuk beramal dan lebih bersyukur. Memang suasananya positif sih, jadi ikut-ikutan, apalagi katanya pahala akan berlipat ganda. Siapa sih yang nggak semangat?



Selain semangat untuk beramal saleh, aku juga semangat untuk siap-siap MUDIK!



INI MOMEN YANG PALING AKU TUNGGU.





Btw, rumah kakek dan nenek dari pihak Papa ada di Kediri Jawa Timur, sedangkan rumah keluarga pihak Mama (Kakek dan Nenek dari pihak Mamaku sudah meninggal ) ada di Gresik, lokasinya dekat banget sama Surabaya. Jadi, lumayan melelahkan kalau mudik. Tapi aku seneng, karena Cuma dimomen itulah aku bisa bertemu dengan keluargaku :’). Setahun sekali, pula. Jadi, memang buat aku pribadi lebaran itu momen spesial. Perjalanan berjam-jam (Bandung-Kediri, kadang bisa jadi duahari), rasanya nggak jadi masalah kalau aku bisa liat kakek aku senyum.  




Kakek aku itu orang yang aku sangat sayang.Orangnya lucu, dan sehat sekali. Tapi, sekarang rasanya kakek aku berubah. Aku kaget ketika tahun lalu kakek nanya “Kelas berapa?” dan terus diulang-ulang padahal barusan abis nanya. Kakek juga nggak bisa pergi dari kasur. Sehari-hari, kakek Cuma berbaring, kalau hari biasa juga kadang kata Bude kakek suka sedih, aku pikir kakek juga kesepian. Kalau mendadak inget kakek, dada aku sakit. Kadang juga suka nangis, dan kemudian berdoa semoga bisa ketemu lagi dilebaran tahun depan.





Rasanya bahagia kalau bisa liat raut wajah kakek yang asalnya menatap kosong ke langit-langit jadi berkaca-kaca karena senang. Aku juga senang liat Nenek dan Bude, tapi aku ngerasa ada yang beda sama kakek aku. Kakek adalah orang yang spesial buat aku. Kata Mama kakek orang baik. Mama aku nggak pernah sekalipun sakit hati karena kakek, kakek juga hebat karena dulu sebelum sakit beliau selalu pergi ke masjid ketika waktu salat wajib, kakek juga selalu ngajak aku ngobrol bahkan meskipun beliau susah ngomong pun beliau masih selalu nanyain hal apapun, meskipun aku nggak yakin jawaban aku bakal beliau ingat. Kakek juga orang yang menyenangkan, selalu becanda dan orangnya santai. Kakek bisa makan dengan lauk apa saja. Hal lain yang paling aku ingat dari kakek, adalah ketika kakek nyanyi lagu jepang waktu aku masih sd. Aku masih bisa ingat wajahnya waktu itu. Aku sangat-sangat berharap aku bisa lihat lagi wajah kakek yang sama kayak waktu itu.





Yang paling aku benci dari mudik adalah saat dimana kita harus pamit.





Apalagi pamit ke kakek. Rasanya hati aku sakit.

Ternyata bukan Cuma aku, Mama, dan Kakek juga.

Mungkin Papa juga.

Tapi kemarin Cuma aku Mama dan Kakek yang nangis.




Terasanya lebay banget, tapi kenyataannnya emang gitu. Aku juga nggak ngerti kenapa aku nggak bisa untuk ngontrol air mata. Di air mata aku, ada harapan untuk ketemu kakek tahun depan. Mama juga sama, dan kakek juga sepertinya sama. Kami sudah terlalu saling menyayangi, padahal Mama bukan anak nya. Aku pikir ini adalah akibat dari saling menyayangi. Nggak semuanya indah, kadang hal yang sedih dan mengharukan seperti ini ada. Atau mungkin hal kayak gini itu indah? Tapi kok hati aku sakit ya?






Dan karena menulis ini, aku semakin kangen kakek. Kakek membuat aku terinspirasi untuk jadi muslimah yang lebih baik lagi. Bayangin aja Kakek masih salat lima waktu dikondisi beliau yang nggak bisa bangun dari kasur. Aku pikir, kita harus berdekatan dengan hal positif untuk jadi positif. Ikhtiar aku adalah dengan mengikuti website Diaryhijaber.com dan ikut kegiatan positif.
Eh, untuk temen-temen yang di Jakarta ada Event menarik loh!

Namanya Hari Hijaber Nasional,

 tanggal 7 Agustus 2016-8 Agustus 2016

Lokasinya di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat

Jangan dilewatin ya karena FREE ENTRY. Pengen dateng, tapi aku di Bandung :’) .  











Dateng ya teman-teman! 



Assalamualaikum~




Rinda~ 

You Might Also Like

2 komentar

  1. Balasan
    1. Doain juga ya, Dhel semoga beliau sehat selalu dan diberi umur panjang :'

      Hapus