Iseng : Film Yang Seru Untuk Ditonton #3

22.12

the crush, source:  tumblr.com


Assalamualaikum

Masih pada libur kan ya anak-anak sekolahan?


Belakangan ini, kayaknya banyakbanget yang nyampe blog karena nyari soal film. Sebegitunya kah kalian ngga tau film yang bagus? Selama itukah liburnya sampai keabisan ide mau nonton apa? Sumpah? :(

Karena aku kasian, jadi aku bikin untuk yang ke-tiga kalinya.

Rekomendasi sebelumnya bisa langsung klik yang di bawah ini :

ISENG 9 :FILM YANG SERU UNTUK DITONTON


Catatan sebelum baca sampai bawah. Aku mau memberi tahu ke teman-teman kalau selera aku cetek. Beda dengan temen-temen aku yang suka film berat penuh teka-teki, aku lebih suka film yang enak ditonton. Pokoknya kalau aku nonton itu dan aku bahagia, berarti filmnya bagus. Se sederhana itu. Aku nggak punya kriteria tertentu soal film, jadi yaah yaudahlah ya :’D semoaga membantu dan cocok . Oh iya, kayanya film ini cocoknya buat 15 tahun keatas deh..... mengingat banyak perbedaan budaya dan aku umurnya sudah 20 jadi ya wajar hehehe.





The Autopsy Of Jane Doe (2016)
Ini, genrenya horror. Akhirnya ada yang lebih keren daripada The Counjuring yang pertama, yaitu film ini. Ceritanya tentang  ayah dan anak yang merupakan petugas koroner, pada suatu hari keduanya kedatangan mayat seorang wanita yang di sebut Jane Doe karena, identitasnya nggak ada (kalau cowok John Doe). Mereka diminta memeriksa Jane Doe dan setelah itu, satu persatu kejadian aneh muncul.
Aku ngasih nilai 9 buat film ini, kalau di rotten tomatoes dia nilainya 86%, sedangkan di IMDB 6,8. Jangan nonton film ini sendirian, karena nonton rame-rame aja ngeri. Kalau kata aku, semua hal yang diekspektasikan dari film horror, semuanya kerangkum di sini. Ini wajib nonton banget pokoknya.





Hidden Figures (2016)
Ini filmnya dari kisah nyata gitu, jadi ceritanya ada tiga orang matematikawan cewek yang kerjanya sebagai ‘computer’ alias tukang ngitung di NASA. Kebetulan, (dan emang kayaknya) hampir semua ‘computer’ adalah kulit hitam. Mereka, yang jadi tokoh utama itu,  cerdas-cerdas dan akhirnya mereka dipindahin ke divisi yang butuh kecerdasan mereka.

Film ini, menunjukan gimana diskriminasi pada masa itu sangat nggak ngenakin banget. Bahkan minum, tempat duduk di bis, sampai toilet pun dipisah, dan dalam sekali ke toilet, bisa kali abis waktu sejam karena toiletnya jauh banget. Selain soal diskriminasi, diceritain juga soal peluncuran Friendship 7 dan bakal asik banget bisa liat kantornya NASA :D .




Loving (2016)


Lagi-lagi ini filmnya kisah nyata. Genrenya sebenernya romance, tapi lama-lama jadi serius. Nggak sih, sebenernya serius. Loving ini kisah nyata, kasusnya ada di wikipedia namanya Loving v Virginia, dan foto-foto asli nya pun banyak banget.


Jadi Richard dan Mildred Loving adalah suami istri, tapi Mildred beberapa kali masuk penjara karena perbnikahannya nggak sah. Dulu pernikahan antar ras haram banget di Virginia. Dan berkat Mr & Mrs Loving, sekarang pernikahan antar ras sudah halal :D. Manis banget sih film ini, aku suka gimana perlakuan Mas richard ke istrinya, istrinya juga legowo banget. Panutan banget deh.







Get Out (2017)


Sama seperti nomor satu, ini film horror. Sama seperti nomor 2 dan 3, ini bahas isu rasial. Nggak ngerti kenapa nontonnya banyak banget yang soal isu ras. Nggak sengaja juga padahal.


Ini bukan film horror yang serem gitu, ini lebih ke misteri. Seru banget dah. Sepanjang film, agak-agak nggak ngerti tapi akhirnya pasti ngerti juga.



Tokoh utamanya adalah Chris Washington, cowok kulit hitam yang punya pacar namanya Rose. Suatu hari, mereka main ke rumah Rose untuk pertama kali, deg degan dong si Chris, tapi Chris disambut hangat banget sama The Armitage. Lalu akhirnya banyak hal aneh yang Chris nggak ngerti. Dan tugas kita adalah, bersabar sambil mikir ini sebenernya ada apa. Itu yang bikin seru. Suka deh sama yang begini.






In This Corner of The World (2017)


Film ini anime, entah siapa yang buat, dan entah apa production housenya. Aku ingin nonton ini karena sinopsisnya. Latarnya adalah perang dunia dua, di Jepang, tepatnya Hiroshima. Bukan tentang tentara, tapi tentang Suzu, seorang cewek biasa dankehidupan dia. Sebelum menikah, dan setelah menikah. Ceritanya sederhana, yang kita dapet dari film ini adalah gambaran kehidupan warga sipil selama perang. Enak? Nggak sama sekali!


Salut sama Suzu yang kehilangan banyak hal tapi tetep melanjutkan hidup dengan baik. Sederhana, natural, banyak pelajaran, dan lumayan bikin sedih.

Nggak lumayan deng, aku nangis ngga bisa berhenti.
Sayang banget kayaknya film ini nggak gitu populer, waktu aku nonton di bioskop aja kayaknya Cuma 10 orang termasuk aku.








The Crush (1993)
Aku nonton ini kenapa? Karena cowoknya ganteng banget :(.
Tapi ceritanya lumayan oke juga, ceritanya ada Nick Eliot yang nyari kontrakan (yah kurang lebih kontrakan hahaha) dengan suasana tenang dan damai. Nemulah dia rumah yang enak punya keluarga Forrester. Mereka punya anak umur 14 tahun, celakanya si Adrian (namanya Adrian ) suka sama Nick. Dan suka nya sangat parah sampai-sampai Adrian ngelakuin hal yang nggak masuk akal dan nggak biasa buat anak seumurannya. Katanya juga, film ini berdasarkan pengalaman nya Alan Shapiro a.k.a  sutradaranya.
Ini genrenya jadi agak horror gitu, dan meskipun keliatannya ceritanya berat, dia nggak berat smaa sekali, sikap Adrian dan penyebabnya nggak di jelaskan lebih jauh. Yah, lumayan lah buat nonton-nonton santai.
Bonusnya adalah Nicknya ganteng. Heheheh tapiudah tua sekarang mah.........






Split (2016)
Setelah semua teman bilang kalau ini seru, aku akhirnya nonton. Film ini fokus pada Kevin, seseorang yang punya 24 kepribadian. Keren nggak tuh? Aktornya keren banget sih, hebat.
 Sebenernya di awal agak berekspektasi lebih. Aku pikir bakal ada pembahasan secara medis dan lebih dalam, tetapi nggak sih.... tapi tetep enak di tonton karena aktornya jago.





Exam (2009)
Siap-siap kzl kalo nonton ini. Singkatnya, ada tes penerimaan karyawan. Dan saking kerennya itu posisis, semua peserta tes melakukan apa saja supaya lulus.Sampe hampir bunuh-bunuhan. Serius.   Ketika nonton film ini, aku entah berapa kali bilang “Hah?” “Gila?!” . Endingnya juga aneh.
Pokoknya aneh. Nggak biasa deh wkwkwk. Jadi harus nonton.


Udah, kayanya segitu doang yang layak tonton. Dikit aja, karena aku pikir Cuma segitu yang oke buat ditonton. Btw aku nonton The Boss Baby, tapi kok kata aku biasa aja ya? :(.

Kalian udah nonton The Boss Baby?

Rinda~ 

You Might Also Like

0 komentar